Breaking News

Senin, 02 Juni 2014

SEHAT ITU PILIHAN

Mbak Icha and Family
Foto Courtesy : Annisa "Icha" Nuryati

Tua itu pasti.

Sehat itu pilihan.

Kata teman saya via WhatsApp. Sebut saja namanya Icha, nama lengkapnya adalah Icha Cacamarica hey hey. Dia adalah motivator untuk hidup sehat di grup WhatsApp kami. Dia nggak pernah bosan untuk mengajak semua anggota grup untuk menjalani hidup sehat. Mottonya adalah "Nggak apa-apa gue dower asal teman-teman gue sehat". Gile ... keren bener kan mottonya.   

Kalo Tua, nggak 'ngapa2in' pasti akan tua, tapi kalo sehat, kita kudu 'ngapa2in' supaya sehat.

Betul juga ya kata Icha Cacamarica hey hey. Kalo tua, setiap orang pasti akan menjadi tua seiring perjalanan sang waktu yang bergulir di sampingmu. Kita sibuk atau nggak, tua itu pasti datang. Terasa atau nggak, tua itu pasti bakal terjadi. Menjadi tua adalah hukum alam yang nggak bisa kita hindari. Makanya, tua itu pasti. Untuk menyongsong tua, kita nggak perlu repot-repot. Kita diam aja, nanti juga pasti akan tua. Kita mau makan apa aja boleh, nggak 'ngapa2in' atau nggak melakukan apa-apa juga sangat boleh kok, karena tua itu pasti akan terjadi. 

Nah, kalo Sehat gimana? Trus, kenapa Sehat itu pilihan?

Berbeda dengan tua, yang nggak usah 'ngapa2in' pasti akan tua, untuk sehat kita harus 'ngapa2in'. Maksudnya kalo kita ingin sehat, kita harus melakukan sesuatu agar kita menjadi sehat. Melakukan sesuatu itu bisa dengan melakukan gaya hidup sehat. Misalnya mengatur pola makan dan melakukan kegiatan olahraga.

Lalu, kenapa pilihan? Sehat itu pilihan, maksudnya begini, untuk hidup kita harus makan dan untuk hidup sehat kita harus memilih makanan yang sehat. Supaya badan kita tetap bugar, kita harus memilih bergerak dari pada diam atau nggak bergerak sama sekali (emangnya patung). Coba lihat, orang-orang dulu, para nenek moyang pendahulu kita. Mereka tetap sehat di usia tua. Mereka melakukan kegiatan yang banyak menggerakkan anggota badan. Dulu belum banyak fasilitas seperti sekarang ini. Justru banyak fasilitas itulah menyebabkan orang-orang yang hidup pada jaman modern ini jadi nggak banyak bergerak. Misalnya pergi ke tempat yang dekat naik kendaraan. Jaman dulu juga belum ada eskalator atau lift. Orang-orang di kampung pergi ke sawah, pergi ke pasar dengan berjalan kaki. Kalaupun pake kendaraan, paling-paling naik sepeda atau 'Onthel'. Kalo orang sekarang, kegiatannya minim sekali menggerakkan anggota badannya. Makannya banyak-banyak tapi sedikit gerak, akibatnya energinya nggak pernah digunakan sehingga menumpuk di dalam tubuh.

Jadi makan itu nggak asal makan. Makan juga nggak asal kenyang dan nggak asal enak. Pilihlah makanan yang sehat. Makanan yang kaya nutrisi dan cukup asupan serat. Pilihlah kegiatan yang membuat tubuh kita banyak bergerak. Jangan hanya duduk berlama-lama di depan komputer. Karena jaman sekarang banyak fasilitas yang memudahkan orang untuk melakukan kegiatannya, maka olahraga adalah suatu keharusan dan harus diniatkan. Harus diseriuskan.

Selain makanan sehat dan melakukan olahraga, ada lagi yang harus kita lakukan supaya kita tetap sehat, yaitu menghindari racun yang masuk ke dalam tubuh kita. Misalnya rokok dan alkohol.

Ada teman saya, sebut saja namanya Jamik (bukan nama sebenarnya), dia curhat tentang suaminya yang susah disuruh berhenti merokok.

"Emang susah nyuruh org berhenti ngerokok. Biar bibir sampe ndower ngomelin suami, tetep aja suamiku nggak berhenti ngerokok. 2 pak/hari"

Tanggapan Icha atas curcolnya Jamik, sebagai berikut :

"Jamik. Memang sih, sehat itu pilihan. Mungkin suaminya Jamik hanya kepengen sehat tapi cuman dibibir sajah, nggak mau berbuat atau melakukan sesuatu sebagai pilihannya. Sabar ajah, sambil tetep berdoa, tapi jangan sering2 dibawelin, malah semakin menjadi2 ngerokoknya."

Bagi teman-teman yang masih aktif merokok, mungkin tanggapan Icha atas curcolnya Jamik bisa dijadikan pengangan atau pedoman. He he he ... (Untung ada dialog di atas).

Di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. 

Ayo silakan pilih. Tapi nggak boleh golput ya, he he he .....

Dipilih ... dipilih ... dipilih .... !!

Pontianak, 3 Juni 2014
ditulis oleh : Guntur Sumitro

Dengan Olahraga Kelenjar Endorfin akan meningkat
Foto : Courtesy Annisa "Icha" Nuryati

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Guntur Sumitro | Design by : Andre | Tempaltes By