Breaking News

Kamis, 22 Mei 2014

MANFAAT LIDAH BUAYA

Ada dua jenis tanaman yang namanya diawali dengan kata lidah, yaitu Lidah Mertua dan Lidah Buaya. Meskipun kedua tanaman tersebut sama-sama memiliki kata depan lidah namun karakteristik kedua tanaman tersebut berbeda. Lidah Mertua atau dalam bahasa ilmiahnya disebut Sansevieria mempunyai ciri berdaun panjang, keras dan tipis berbentuk seperti pedang. Saya juga nggak tahu, kenapa tanaman ini dinamakan Lidah Mertua. Sedangkan tanaman Lidah Buaya atau biasa dikenal dengan nama Aloe Vera mempunyai ciri khas berdaun tebal, lebar dan runcing.

Tanaman Lidah Buaya (Aloevera)

Lidah Mertua (Sansevieria)
Pada saat mengikuti Diklat Persiapan Masa Purnabhakti beberapa waktu yang lalu, saya dan para peserta diklat mengunjungi Aloe Vera Center Kota Pontianak yang terletak di Jalan Budi Utomo, Kec. Siantan, Pontianak Utara. Kami mendapat penjelasan lengkap mengenai budi daya dan beberapa khasiat Lidah Buaya. Selain itu kami juga diperkenalkan dengan beberapa produk olahan Lidah Buaya.

Aloe Vera Center Kota Pontianak

"Selamat Datang di Aloe Vera Center," itulah sambutan yang kami terima dari para petugas yang merupakan pegawai dari Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kota Pontianak. Selanjutnya kami diajak ke ruang rapat untuk menyimak presentasi seputar Lidah Buaya atau Aloe Vera.

Ada Apa dengan Lidah Buaya?
Tanaman Lidah Buaya merupakan komoditas unggulan daerah Kalimantan Barat khususnya Kota Pontianak. Lidah Buaya mempunyai prospek yang bagus untuk dikembangkan secara komersial. Kondisi alam Kota Pontianak dengan tanah bergambut dan iklim cuaca yang panas sangat cocok bagi pertumbuhan Lidah Buaya. Oleh sebab itu maka dibangun "Aloe Vera Center" di Kota Pontianak sebagai sentra pengkajian dan pengembangan Lidah Buaya.     

Lidah Buaya sudah dikenal luas sejak 4.000 tahun yang lalu. Di Negeri Yunani, konon kabarnya sejak 333 tahun sebelum masehi, Lidah Buaya sudah dimanfaatkan oleh Ratu Cleopatra untuk pengobatan dan perawatan kecantikan. Sedangkan di Negeri China Lidah Buaya dianggap sebagai "Pohon Suci". Di Negara Philipina Lidah Buaya dicampur susu untuk menghentikan Disentri dan Infeksi Ginjal. Menurut WHO, tercatat lebih dari 23 negara telah memanfaatkan Lidah Buaya sebagai bahan baku obat dan kosmetik.

O iya, teman-teman. Ternyata ada beberapa jenis tanaman Lidah Buaya, diantaranya adalah Aloe Barbadensis, Aloe Ferrox dan Aloe Chinensis. Ketiga jenis tanaman ini memiliki ciri yang berbeda. Aloe Barbadensis mempunyai daun yang kecil, memanjang dan mengarah ke atas. Aloe Ferrox memiliki daun seperti Aloe Barbadensis namun daunya menjuntai ke bawah. Sedangkan Aloe Chinensis memiliki pelepah daun yang besar dan lebar. Aloe Chinensis inilah yang sekarang ditanam dan dikembangkan di Pontianak.

Berikut ini adalah beberapa Faedah Lidah Buaya :
Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Menghilangkan keletihan
Menghilangkan stres
Bahan pembersih untuk tubuh
Menstabilkan kadar kolesterol darah
Menguatkan sel dan jaringan
Menjaga kesehatan
Memperlambat penuaan dini
Meningkatkan metabolisme tubuh
Membantu menyembuhkan luka bakar
Mengeluarkan bahan-bahan kimia, pengawet dan pewarna

Selain itu, beberapa Manfaat Lidah Buaya, yaitu :

Bidang Pangan
Minuman Kesehatan
Juice
Makanan
Food Suplemen

Bidang Farmasi
Anti Inflammasi (peradangan)
Anti Oksidan
Laxatif (Pencahar)
Anti kanker (ancemannan sebagai imunostimulator)
Afrosiak
Immunomodulator (kekebalan)
Hepatoprotektor

Bidang Kosmetika
Perawatan Kulit (Sun Block, Hand and Body Lotion, Skin Cleanser, Facial Moisture)
Perawatan Rambut (Shampo, Creambath)
Perawatan Kuku.

Bidang Pertanian
Pupuk Organik
Suplemen Hidroponik
Suplemen Media Kultur Jaringan
Penambah Nutrisi untuk Pakan Ternak

Beberapa produk olahan Lidah Buaya diantaranya adalah Teh dari pelepah daun Lidah Buaya dan Minuman Lidah Buaya yang terbuat dari daging daun Lidah Buaya yang telah diolah dan dipotong-potong seperti minuman Nata de Coco. Minuman Lidah Buaya adalah minuman khas Pontianak yang menjadi salah satu minuman favorit saya. Rasanya segar sekaligus menyehatkan. 

Sampai di sini dulu ya cerita saya yang sengaja saya tulis sebagai oleh-oleh dari kunjungan saya dan teman-teman peserta Diklat Persiapan Masa Purnabhakti di Aloe Vera Center Kota Pontianak.

Semoga tulisan ini bermanfaat.

Salam.
Lidah Buaya di Mini Market

Pontianak, 23 Mei 2014
ditulis oleh : Guntur Sumitro  


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Guntur Sumitro | Design by : Andre | Tempaltes By