Breaking News

Jumat, 09 Mei 2014

ASAL USUL NAMA AUSTRALIA

Benua Australia

Ngomong-ngomong soal Australia, ada temanku yang sekarang lagi menuntut ilmu di negeri Kangguru tersebut. Saya juga bingung, emangnya ilmu salah apa sih sampe dituntut. Kalo menurutku, justru temanku itulah yang salah. Kan ada pepatah yang mengatakan ; "Tuntutlah ilmu sampai ke negeri China". Kok temanku malah pergi ke Australia. Mungkin juga pepatah itu sudah berubah dan aku nggak tahu. Pepatah itu menjadi "Tuntutlah ilmu sampai ke Negeri Kangguru. Sudahlah, nggak usah nyari siapa yang salah, barangkali aku yang salah nggak ngikutin perkembangan pepatah. 

Masih ngomongin soal Australia, aku jadi ingat sama temanku waktu aku tugas di Samarinda. Namanya Andi Ridha Mulya, tapi biasa dipanggil Ully. Aku sih biasa manggil dia Daeng Andi. Sekarang Daeng Andi sudah pindah ke Pare-pare dan bertugas di sana. Aku masih ingat, waktu itu Daeng Andi ngasih tebakan kaya gini.

"Bapak tahu nggak, siapa yang ngasih nama Australia?"

Terus aku jawab, "Ya udah pasti yang menemukan Australia dong!"

"Salah, Pak. Memang orang Inggris yang pertama kali menemukan benua Australia, tapi yang memberi nama Australia bukan orang Inggris, Pak."

"Kalo bukan orang Inggris, terus siapa dong?"

"Yang ngasih nama Australia itu adalah orang Ambon, Pak."

"Loh kok orang Ambon?"

Akhirnya temanku Daeng Andi menceritakan tentang asal usul nama Australia yang berasal dari Orang Ambon. Begini ceritanya : 

Pada jaman dahulu kala datanglah Orang Bule ke Ambon. Orang Bule itu ditemani Orang Ambon untuk berjalan-jalan menikmati keindahan Kota Ambon dan sekitarnya.

sumber foto : fotopurwoko.blogspot.com
Mereka berdua juga mendaki sebuah gunung. Akhirnya, tibalah mereka di puncak gunung. Mereka berdua melihat ke sekeliling gunung dan menikmati panorama alam yang indah. Lalu, Orang Bule melihat ke arah selatan. Nun jauh di sana, dia melihat sebuah daratan tetapi samar-samar dan tak begitu jelas. Dia yakin, bahwa itu adalah sebuah daratan.  

"Hey, coba kamu lihat itu di sana ada sebuah daratan," kata Orang Bule sambil menunjuk ke arah selatan. 

Orang Ambon itu berusaha untuk mengarahkan pandangannya menuruti petunjuk dari Orang Bule. Tapi Orang Ambon itu tidak melihat daratan seperti yang dimaksud Orang Bule. Dia tetap berusaha untuk menemukan, namun tetap saja dia tidak melihat sebuah daratan. Sambil berusaha untuk terus mencari dan menemukan daratan itu.

"Ose Tara Lia, Ose Tara Lia," kata Orang Ambon yang nampak kebingungan.

Dia terus berkata, "Ose Tara Lia, Ose Tara Lia."

Padahal Orang Ambon tidak melihat daratan sehingga dia berkata, "Ose Tara Lia" yang artinya adalah Saya Tidak Lihat. Maksudnya dia tidak melihat daratan yang dimaksud Orang Bule itu. Namun Orang Bule mendengar Orang Ambon berkata dengan intonasi yang naik di akhir kalimat dan berkata dengan sangat cepat sehingga Orang Bule berpikir bahwa daratan itu bernama Ose Tara Lia, dengan pengucapan yang cepat menjadi Os Tra Lia, lalu menjadi  Australia. Akhirnya Orang Bule itu mengira bahwa daratan itu bernama Australia. 

Sejak saat itulah sebuah daratan yang sangat luas yang dapat terlihat dari Puncak Gunung di daratan Maluku dinamakan Benua Ose Tara Lia atau dalam Bahasa Inggrisnya adalah Australia.

Demikianlah, Daeng Andi menceritakan kepada saya dengan sangat detil tentang asal-usul nama Australia. Dengan gaya yang lucu, Daeng Andi sangat pas menirukan ucapan Orang Ambon, "Ose Tara Lia ... "

Nah itulah teman-teman, cerita tentang asal usul nama Australia yang saya tahu dari teman saya Daeng Andi. Cerita ini hanyalah sekedar joke saja, bukan merupakan sejarah yang sebenarnya. Mudah-mudahan para pembaca semua bisa sedikit tersenyum, khususnya teman saya yang sekarang sedang menuntut ilmu di Negeri Kangguru yang bernama AUSTRALIA.

Pontianak, 10 Mei 2014

ditulis oleh : Guntur Sumitro        


  

2 komentar:

  1. Kalau menuntut ilmu sampai ke negeri China tidak diizinkan, mungkin ke Australia siizinkan ya pak? (#nohardfeelings)

    BalasHapus
  2. Semoga keinginan menuntut ilmu sampai ke Negeri China bisa terwujud meskipun kita nggak pernah tahu kapan.

    BalasHapus

Guntur Sumitro | Design by : Andre | Tempaltes By