Breaking News

Jumat, 21 Februari 2014

INTROSPEKSI DIRI

Oleh : Guntur Sumitro

Teman saya pernah bilang begini, "Kenapa ya, lebih banyak orang pandai menilai orang lain dibanding menilai diri sendiri?"

Wah, menarik juga ya pertanyaan teman saya tadi. Saya merenung dan berpikir sebentar. Kenapa begitu ya? Apa memang benar seperti itu?

Setelah berpikir sebentar, lalu saya jelaskan kepada teman saya tadi. 

"Sebetulnya mereka nggak pandai". 

"Loh, kok gitu? Kalo nggak pandai terus, apa dong?"

"Setiap orang cenderung mencari yang gampang. Mereka cari yang gampang, yang simple dan yang praktis. Bisa jadi termasuk kita."

"Loh, kok kita?" Dia mengernyitkan dahi.

"Kenapa? Bingung? Masih nggak ngerti?"

Lalu dia diam sejenak menunggu penjelasan saya selanjutnya.

"Menurut saya, lebih gampang menilai orang lain dari pada menilai diri sendiri."

Terus dia bilang, "Oh, begitu ya. Saya mulai paham sekarang." Senyumnya mulai mengembang di wajahnya.

"Karena menilai orang lain jauh lebih mudah dari pada kita menilai diri kita sendiri," lanjut saya. "Itulah makanya, banyak orang yang meminta masukan dari orang lain untuk memperbaiki dirinya sendiri."

"Bener juga, Bro. Mungkin memang saya harus lebih banyak memperbaiki diri. Sampai sering dikritik sama teman. Berarti mereka perhatian dong sama saya."

"Bagus lah, kalo sadar."

Jadi, buat teman-teman sekalian, mestinya kita harus berterimakasih kalo kita dikritik sama orang lain. Biar bagaimanapun caranya. Itu berarti mereka perhatian sama kita. Soal nanti kita mau terima apa nggak kritikan itu, ya terserah kita.

Kayaknya segitu dulu obrolan kita kali ini. Semoga bermanfaat buat kita dalam mengintrospeksi diri. Kalo ada yang kurang atau salah, nanti saya edit.

*** THANKYOU ***    


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Guntur Sumitro | Design by : Andre | Tempaltes By