Breaking News

Kamis, 16 Mei 2013

KULIHAT PELANGI DI PAGI HARI


Narasi oleh : Guntur Sumitro

Aku melihat pelangi di pagi hari dalam perjalananku menuju kantor. Aku ingin mengabadikan keindahan pelangi itu untuk kubagikan kepada teman-teman Diklatpim III angkatan 49 lewat grup BB. Mereka semua sudah kuanggap sebagai keluargaku. 

Satu, dua, tiga, klik …!  Gambar pelangi sudah kutangkap lewat kamera ponselku. Kuberi judul Pelangi di Ambon. Kini saatnya aku kirimkan ke Grup Pim3-49. Lewat gambar ini aku ingin menyapa dan menyampaikan rasa rinduku kepada keluargaku yang pernah mengisi hari-hari bersama di Magelang. 

AHA … ! Gambar sudah aku kirim, kini aku sedang menantikan tanggapan  dan komentar mereka.  

Tak lama kemudian, komentar mulai masuk satu persatu.

Pagi Mas Irwan, di Batam sedang hujan saat ini. Mas Irwan, tapi aku gak bisa lihat pelanginya nich. Whatever, selamat beraktifitas. (Fauzi Syamsuri)

Pagi met aktivitas, di sini selesai subuh. (Suparyanto)

Halooooo (Goen)

Kalau Mas Irwan tidak keberatan dan ada kesempatan, tolong ambilkan gambar pelanginya ya Mas, tapi jangan sambil jalan. Nanti bisa dikirim ke  Japri ya Mas. (Fauzi Syamsuri)

Pelanginya di atas dinding warna kuning sampai ujung spion kanan bawah ya? Harus melihat dengan hati Papa Uzi… Morning all. (Retno)

Pagi  Mbak Eno. Itulah yang kurang bisa saya lihat Mbak Eno. Mungkin juga saya baru bisa melihat secara kasat mata. Makanya saya minta tolong sama Om Irwan. (Fauzi Syamsuri)

Pagi juga semua. Tapi saya jg gak bisa melihat loh di mana pelanginya? Mau ngelihat dengan hati gak bisa juga. Hati saya lagi tertutup kabut tipis. (Heru Susilo).

Kalo ga bisa melihat dg hati, maka lihatlah dg iman. Percaya aja sama Irwan. Sy jg ga bisa lihat kok, he he he. (Goen)

Tadi saya pikir krn mata saya yg burem baru bangun jd ga kelihatan pelanginya. (Tiwi)

Coba BB nya agak dimiringin sehingga agak gelap maka pelangi akan terlihat. (Suparyanto)

Kepalanya ikut miring ga Pak Yanto? Kayaknya ga enak kalau cuma BB-nya aja (Retno)

Inilah karya Mas Irwan yg pertama yg dishare di Grup Pim 3-49. Mari kita berikan applause yg meriah untuk Mas Irwan. (Goen)

Akhirnya Bro Irwan bisa menggunakan kamera BB. (Aji)

Good Job Irwan … ditunggu karya selanjutnya. Dan setelah sarapan lupis plus pisang goreng dan teh manis, aku dapat pelanginya. (Tiwi)
          
Nah, itulah beberapa komentar dari teman-teman di Grup BB. Pak Fauzi Syamsuri bertugas di Batam. Pak Suparyanto bertugas di Sidikalang.  Mas Goen, teman sekamarku waktu di Magelang, sekarang dia bertugas di Pontianak. Mbak Retno masih tetap setia di Solo. Kemudian ada Bu Tiwi yang bertugas di Jakarta Selatan, Pak Heru Susilo yang bertugas di Pontianak. Pak Heru dan Bu Tiwi sedang mengikuti rapat kerja di Batu, Malang. Terakhir ada juga Pak Setiaji yang bertugas di Amamapare, Irian Jaya.  Mereka semua memberikan tanggapannya atas fotoku, Pelangi di Ambon yang aku share di Grup Pim3-49.

Setelah kubaca satu persatu komentar mereka, lalu aku pun berkomentar, “Pelanginya antara atas pintu kuning dan spion. Kalau gak kelihatan datang saja ke sini, ha ha ha. Kulihat pelangi di pagi hari”

Jadi teman-teman, dengan fasilitas yang ada bisa kita gunakan untuk saling menyapa dan menyambung tali silaturahmi. Aku berharap semoga teman-teman bisa menjadi pelangi di tempat kerjanya masing-masing dan di manapun teman-teman berada. Karena pelangi itu indah. Selain itu, aku juga berharap semoga teman-teman bisa menjadi pelangi yang tidak hanya menghiasai, yang tidak hanya mewarnai tetapi juga bisa berarti, memberi inspirasi dan memberi motivasi bagi orang-orang di sekitar kita. Seperti pelangi yang aku lihat pagi ini, keindahannya memberi inspirasi dan memberi motivasi kepadaku untuk selalu berbagi kepada teman, sahabat, keluarga, saudara yang selalu aku rindukan. Karena hidup ini akan terasa indah bila kita mau memberi dan bila kita dapat saling berbagi. Kan gituuu ….. !!

Salam Manise dari Nyong Ambon,
Irwan Wahyu Basuki


Kulihat pelangi di pagi hari
Kurindukan kekasih untuk kembali
Pelangi engkau pelangi
Sampaikan salamku ini
Kepada kekasih hati
Pada siapa kumenanti

(Pelangi song by Koes Plus)


Catatan :
Tulisan sederhana ini terinspirasi dari gambar seorang teman di Ambon yang kemudian dishare di grup BB.

 Irwan Wahyu Basuki

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Guntur Sumitro | Design by : Andre | Tempaltes By