Breaking News

Senin, 27 Mei 2013

BUBUR GUDEG UNTUK BU TIWI

Oleh : Mimit

Di Kampus BDK Magelang tersedia beberapa fasilitas olah raga, yaitu lapangan tennis, lapangan voli dan sepeda. Para peserta diklat boleh dan bisa menggunakan fasilitas tersebut untuk melakukan kegiatan olah raga di sela-sela kegiatan belajar. Sepeda yang tersedia di sana cukup banyak dengan berbagai macam model.

Kami bersepeda bareng teman-teman pada saat pagi hari sebelum kegiatan belajar. Kami berkeliling kota Magelang. Suasana Kota Magelang sangat nyaman dan asyik untuk bersepeda. Terdapat jalur khusus yang  sengaja disediakan untuk bersepeda. Jadi kami merasa lebih aman dalam bersepeda, Kan Gituuu......

Kami satu rombongan terdiri antara 5 sampai 8 orang yang mengikuti olahraga bersepeda. Teman-teman yang suka bersepeda adalah Pak Wimpie, Pak Kunto, Pak Subur, Pak Yanto, Dek Aji, Boss Sonny, Mas Irwan, Bro Heru dan Bu Tiwi. Bu Tiwi selalu memilih sepeda model cewek yang di bagian depan ada keranjangnya. Bersepeda itu memang menyenangkan, mengasyikkan dan menyehatkan. Rute yang kami pilih adalah Kampus BDK - Kodim PP. Tapi ada yang lebih mengasyikkan lagi loh selain bersepeda.

Kami bersepeda selain untuk olah raga pagi juga untuk mencari sarapan. Memang di asrama BDK juga sudah disediakan sarapan untuk para peserta Diklatpim. Tapi kami ingin mencari suasana yang agak berbeda. Jadi judulnya adalah bersepeda sekaligus wisata kuliner. Satu rombongan menuju Kodim untuk sarapan Bubur Gudeg. Memang namanya terasa aneh didengar.

Bubur Gudeg adalah makanan berupa bubur yang terbuat dari beras disertai gudeg dan teman-temannya. Tidak berbeda dengan gudeg pada umumnya yang biasa kita temukan di Kota Gudeg, Jogjakarta. Pilihan lauknya antara lain adalah sayur gudeg, sayur krecek, ayam opor, telur, tahu dan tempe. Ada juga nasi, buat yang tidak suka bubur.

"Bu, saya bubur gudeg, komplit ya bu, tapi gak pedes" begitu kata Aji. Teman yang lainnya menyusul. Macam-macam menu yang dipesannya sesuai dengan selera masing-masing. Minumnya teh hangat atau teh manis hangat. Bukan Teh Lilis loh ya, he he .....Bu Tiwi selalu belikan bubur gudeg dibungkus untuk ibu-ibu yang lain. Nah bawanya di keranjang yang ada di bagian depan sepeda.

Biasanya Bu Tiwi ikut dengan para Bapak-bapak bersepeda untuk sarapan bubur gudeg. Tapi pagi ini Bu Tiwi sedang sakit maag. Teman-teman membelikan bubur gudeg untuk Bu Tiwi. Semoga Bu Tiwi cepat sembuh supaya bisa ikut kegiatan belajar di kelas dan supaya bisa ikut bersepeda lagi bersama kami, berolahraga sambil sarapan bubur gudeg di Kodim, Magelang.

Beberapa hari kemudian, Bu Tiwi sudah sembuh berkat Bubur Gudeg yang dibelikan teman-teman yang sudah didoakan sama "Eyang Subur". Akhirnya Bu Tiwi pun bisa kembali bergabung bersama teman-teman untuk bersepeda dan ikut sarapan bubur gudeg lagi. "Hm ... bener-bener Mak Nyuss," katanya.

Bu Tiwi


  

    

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Guntur Sumitro | Design by : Andre | Tempaltes By