Breaking News

Jumat, 28 Desember 2012

SALAM PERPISAHAN

Oleh : Pak Goen

Hari ini, 28 Desember adalah hari terakhir saya masuk kantor di KPKNL Cirebon. Saya akan meninggalkan kantor ini. Meninggalkan Kota Cirebon. Berpisah dengan teman-teman yang setiap hari kerja selalu bertemu. Eh nggak tiap hari kerja, karena mungkin saja saya lagi dinas atau bisa jadi teman-teman yang dinas. Meskipun hari ini bukan hari terakhir di tahun 2012, tapi adalah hari kerja terakhir, karena tanggal 31 Desember adalah cuti bersama untuk menyambut tahun baru 2013.

Kalau ditanya bagaimana perasaan saya hari ini, maka jawabannya adalah antara senang dan sedih. Senangnya karena saya mendapat amanah untuk menduduki posisi yang baru atau naik jabatan. Sedihnya karena harus berpisah dengan teman-teman kantor yang sudah seperti keluarga sendiri. Kalau ada yang bertanya berapa persen senangnya dan berapa persen sedihnya? Jawabannya adalah 70 % senang dan 30 % sedih. Kok gitu pak? Begini alasannya. Kalau senangnya 50 % sedangkan sedihnya 50 % itu artinya impas. Sedihnya tertutup dengan senangnya dan kita tidak dapat apa-apa. Kalau senangnya 70 % sementara sedihnya 30 % itu berarti kita masih dapat senangnya 40 % karena yang 30 % untuk menutup sedihnya. Betul tidak?

Saya akan selalu mengenang saat-saat bersama dengan teman-teman di KPKNL Cirebon sebagai sebuah keluarga. Kenangan itu seperti bayangan gelap. Seindah apapun kenangan itu, tetapi kita tidak bisa kembali ke masa saat kenangan itu terjadi. Kenangan biarlah hanya untuk dikenang, karena kenangan itu berada dalam hati dan pikiran kita. Kenangan akan selalu ada bila kita menyimpannya dalam hati dan pikiran. Kenangan itu terasa indah bukan karena lokasinya, tetapi karena orang-orang atau sahabat-sahabat yang berada bersama kita ketika kenangan itu tercipta. Biarkan mereka selalu tersimpan di hati dan pikiran kita, maka ingatlah dan kenanglah kapanpun kita merindukannya. Hadirkan suasana saat-saat kita bersamanya.

Dalam kesempatan acara pelepasan atau perpisahan ini, saya tak ingin terlarut dalam suasana sedih, karena kesedihan memang bukan untuk diratapi tetapi harus dihadapi. Supaya suasana agak terasa beda, saya lakukan pengundian kenang-kenangan. Terpilihlah sepuluh orang yang beruntung. Mereka adalah : Pak Dani, Bu Ari, Mas Hadi, Mbak Susi, Mbak Dwi, Mbak Frida, Ang Tono, Pak Sumbada, Pak Rasyid, dan Mas Nazar. Saya ucapkan selamat kepada para pemenang undian. Mohon maaf, ketika acara pengundian kiriman bukunya belum sampai. Namun sudah dipesan, mungkin minggu depan (tahun depan) bukunya sudah   berada di tangan para pemenang undian. Semoga buku-buku yang diberikan bisa memberikan manfaat buat teman-teman semua, amin. Saya mohon maaf karena tidak bisa memberikan buku kepada teman-teman semua sehingga harus diundi.

Jam lima sore teng, saya absen untuk yang terakhir kalinya di KPKNL Cirebon. Beberapa orang teman turut mengantar di depan kantor dan kembali mengucapkan selamat jalan dan selamat bertugas di tempat baru, teriring doa semoga sukses menjalankan tugas. 

Ketika perjalanan pulang ke rumah, dengan diiringi hujan rintik-rintik, kembali teringat masa-masa bersama teman-teman. Saya kok jadi sedih ya. Hari pertama kerja di tahun yang baru, saya sudah tidak lagi berangkat ke kantor di Jalan Wahidin, Kota Wali. Tak terasa kesedihan dan keharuan meliputi suasana hati saya. Saya pikir, inilah kesedihan yang sebenarnya, inilah keharuan yang sesungguhnya. Kesedihan saat-saat sendiri, mengenang yang telah lalu, mengenang yang baru saja terjadi, mengenang saat-saat yang tak akan mungkin terulang kembali. Air mata mengalir perlahan tapi pasti dari kedua sudut mataku. 

Ketika menulis ini pun, saya diliputi rasa sedih, teringat kembali ketika membuka satu demi satu bingkisan dari teman-teman sebagai ungkapan perhatian dan rasa kekeluargaan. Kalau saja boleh, semua hadiah  bingkisan dan kenang-kenangan dari teman-teman ingin saya tukar dengan kebersamaan seperti yang setiap hari terjadi. 

Terimakasih buat teman-teman yang sudah mengisi hari bersama, mohon maaf apabila ada kesalahan. Akhir kata, saya ucapkan selamat menyambut tahun baru 2013, semoga di tahun yang baru nanti penuh dengan keberkahan, amin.

Cirebon, 28 Desember 2012.

Guntur Sumitro         

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Guntur Sumitro | Design by : Andre | Tempaltes By