Breaking News

Rabu, 17 Oktober 2012

CATATAN SANDI



MENILAI SEBUAH KEGAGALAN

Kebanyakan dari kita masih memandang kegagalan sebagai suatu hal yang memalukan. Kegagalan bukanlah akhir dari segalanya. Kegagalan merupakan anak tangga menuju kesuksesan. Dalam memandang kegagalan yang harus kita lakukan adalah seperti kita memandang kaca spion mobil. Kita tidak harus menatap kaca tersebut selama perjalanan kita. Tapi tataplah kaca spion itu sesekali saja, agar kita bisa berjaga-jaga dalam melangkah. Seperti itulah seharusnya kita menilai sebuah kegagalan. Nikmati sesekali saja sebagai bahan introspeksi, bukan untuk selalu dilihat dan diratapi. 
(Sandiaga Uno, From Zero to Hero, hal. 49 - 51)


HAKIKAT SEBUAH COBAAN      

Hidup ini memang sarat akan cobaan. Maka sudah sepantasnyalah bila kita harus bijak di dalam memandang masalah dan cobaan. Kita bisa menganggap bahwa setiap cobaan adalah ujian kenaikan kelas. Kita harus bisa melewatinya, jika kita ingin bisa naik kelas. Selain itu, kita tidak boleh naik kelas dengan asal-asalan. Setidaknya, kita harus bisa mendapatkan peringkat atau minimal nilai kita bagus dalam ujian tersebut. Seperti itulah hakikat dari sebuah cobaan. Ia tidak memperberat seseorang, tapi justru mendewasakannya, mematangkannya dan juga mendidiknya agar bisa berusaha tetap tegar dan bertahan ketika berbagai masalah datang. Dengan adanya cobaan, kita bisa melatih pikiran kita untuk bisa kuat, kita bisa mematangkan semangat kita untuk terus survive dan kita bisa terdidik sehingga kita tahu bagaimana dan apa yang harus kita lakukan ketika ada masalah yang menimpa kita.
"Saya selalu yakin, setiap masalah pasti ada solusinya".

(Sandiaga Uno, From Zero to Hero hal. 76 - 77)


HIDUP INI BUKANLAH FASTFOOD

Untuk pintar kita harus banyak belajar. Untuk panen tanaman, kita harus bertani dan merawat tanamannya dulu. Tidak ada sesuatu yang datang secara instan. Hidup ini bukanlah fastfood yang bisa disajikan kurang dari lima menit. Hujan yang datang pasti berawal dari mendung, bunga yang bermekaran pasti berawal dari kuncup. Semua butuh proses, tidak ada sesuatu yang bersifat cepat di dunia ini, termasuk dalam hal mendapatkan kesuksesan atau kekayaan. 
(Sandiaga Uno, From Zero to Hero hal. 159)

Sumber : Sandiaga Uno From Zero To Hero, Nor Islafatun


2 komentar:

  1. Saya punya bahasa sendiri untuk menyikapi kegagalan saya.

    "Fron Nothing To Something"

    Rasanya terlalu tinggi untuk menjadi "From Zero To Hero" meskipun sekedar Hero bagi diri sendiri.

    Suka banget artikelnya...

    BalasHapus

Guntur Sumitro | Design by : Andre | Tempaltes By