Breaking News

Kamis, 09 Agustus 2012

BUNDO OH BUNDO


Oleh : Ari Fitri Mahesa, dkk.

Waktu pertama kali mengenal Bu Yuyun, ..... ah, nggak, bukan Bu Yuyun, saya lebih suka memanggilnya Bundo, saya menangkap image Bundo sebagai tipikal orang Minang yang hangat, bersuara keras, care pada teman, fashionable, dan rada cerewet ( he he he .....). Tapi justru itu yang membuatnya terasa dekat di hati. Walau baru kenal, rasanya sudah berteman bertahun-tahun.

Kejadian heboh bareng Bundo, mmm, pas pergi belanja bareng ke Tanah Abang. Dari Cirebon sudah menyiapkan sederetan daftar belanjaan untuk anak cucunya, tapi apa daya..... Godaan Tanah Abang sungguh besar! Tak satu pun daftar belanjaan itu terbeli. Tapi ini bukan berarti Bundo tidak berbelanja apa-apa loh ya. Sampai penuh kedua belah tangan beliau membawa tentengan tas plastik. Ah, tak usahlah dibahas untuk siapa baju-baju yang dibelinya di sana he he he .....

Satu lagi yang akan saya ingat, cinta dan setianya pada Pak Zul (atau Uda Zul menurut versi Bundo), bahkan mengalahkan kemesraan dan sanggup membuat iri pasangan Anang dan Ashanty. Semoga Bundo dan Pak Zul selalu langgeng selamanya.

Kalaupun saat ini Bundo kembali ke Bukittinggi, bagi saya itu bukan berarti perpisahan. Bundo sayang, kita cuma akan dipisahkan oleh jarak. Bundo tetap ada di hati saya dan temen-teman semua di sini. Satu yang pasti, kami akan merindukan suara Bundo yang mengucapkan kata ‘Kemben’, ‘Helm’, ‘Dongker’ .... (Ari Fitri Mahesa)


Berikut ini kesan dari teman-teman tentang Bundo :

Oh ..... Bundo orang yang penuh semangat, meledak-ledak tapi bukan bom lho. Umur sih 50 ke atas, tapi tenaganya masih di bawah 30 tahun, ha ha ha ....... (Dany Kuryanto)

Bundo orang tua yang berjiwa muda, mampu memberi suasana yang beda. (Edi Sudiman)

Bundo orangnya rame, banyak ide kalau untuk urusan bicara, selalu nggak mau rugi kehilangan jatah harian ‘Talktime’ selalu “halo apa kabar .....”, Sebelum batre hape abis soal bicara “ON” terus he he ... Bundo memang mantabbb !!! dengan logat padangnya. (Dwi Widawati)

Bundo orangnya baik, ramah, sopan, ceria. Bikin suasana ceria dengan logat bahasanya. Sosok Bundo bisa buat cermin temen-temen yang lain, khususnya ibu-ibu. (Toni Sanjaya)

Bundo orangnya rame. Kalau pagi suara yang pertama kedengeran pasti suara Bundo. Selain rame, baik juga, humoris dan hobby shopping kayaknya. (Heri Kusyanto)

Bundo itu tiap pagi selalu nyapa tiap orang, kalo ga ada pasti dicari kemana Bundo ga kedengeran suaranya yang rame. Apalagi kalo udah digodain mas edi seru !!! (Dian Fitria)

Cuma ada satu kata RUAME ..... (Ary Mey Rambudi)

Merakyat (Hadi Kusumah)

Asyik juga, banyak cerita n’ HOT (Yoeli Astuti)

Cantik, Seksi (Supatmiati)

Sesuatu banget .... BUNDO ..... (Susi Deni Wijaya)




Sehat dan baik (Asikin)

Tegas dan bersahaja (Agus Budiman)

Bawel tapi gaul (Yuga Prihanto)

Menurut saya Bundo orangnya Asyik rame, gaul, tidak ada pilih gaul, semua sama. Pokoknya orangnya asyik lho. (Sutono)

Menurut saya, Bundo itu orangnya asyik, rame dan enak diajak ngobrol, kalau lagi BT tinggal dengerin cerita Bundo aja, segala BT hilang, terimakasih Bundo. (Kusmayanti)

Bundo itu orangnya rame, gaul, kayaknya ngga pernah sedih (always ceria …) spirit kerjanya ok (Endang Kurniawati)

Bundo, kata orang-orang sih seksi, tapi kalo menurut saya sih ya emang seksi sih, he he … Katanya orang-orang sih ciri khasnya bundo itu kalo pakai bross, posisinya so wauw, apalagi ya katanya orang? Bundo itu suka pake Kemben sama heleeem. Just kidding. Serius kata saya sih : Bundo itu supel (bukan supelmen yaa) maksudnya gaol sama semuanya getoh ho ho ho, baik dweh. (Asep Atang)

Asyik diajak ngobrol, ramai kalo ada dia dan gaul coy ..... !!! (Yayah)

Asik buanget, rame, gila, bisa ngobrol laki perempuan, tua muda, besar kecil, miskin kaya, OB Pegawai, top abis pokoknya. (Suharyadi)

Bundo asyik buat ngobrol, rame, seru, hot, pokoknya asyik ... Ibu gaul (Nuryani)

Kayaknya makenya Batere Alkaline ... Deh !! Rame n Heboh ... Top Markotop ...! (Fitriyadi)

Bundo orangnya ceria, enerjik, ramah dan awet muda. 
Bundo punya “Talktime” yang gak abis-abis. Seperti iklan  XL “Nyambung Teruuus”. 
Bundo juga manusia, Punya Rasa Punya Hati. Walaupun selalu ceria, Bundo juga pernah bersedih dan menangis. 
Kata ‘Bapak TEBE’ eh salah maksudnya kata Pak RT, Bundo seperti siaran Radio Pagi. Suasana jadi lebih semarak kalau ada Bundo. 
Duitnya banyak, kalau beli barang apa aja dan berapa aja pasti dibayar. 
Bundo sayang banget sama keluarga, sayang suami, sayang anak dan sayang cucu-cucunya. Begitu juga sama orangtua, saudara-saudara dan keponakan-keponakannya. Bundo juga sayang sama teman-teman semua. 
Bundo seperti dua sisi uang logam, ada sisi baik dan sebaliknya, tapi anehnya kalo uang logam itu dilempar, yang banyak muncul adalah sisi baiknya, sisi baik yang akan selalu kita kenang. Semoga Bundo juga selalu  mengenang sisi baik kami, teman-teman di Cirebon. (Guntur Sumitro)    


Ayo teman-teman, mari kita ucapkan kata ‘KEMBEN’. Bagus ... sekali lagi, kita ucapkan sama-sama ya, KEMBEN. (Dora mode on)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Guntur Sumitro | Design by : Andre | Tempaltes By