Breaking News

Jumat, 15 Juni 2012

PERGI KE TANAH SUCI



Oleh : Dasanto Agus W.

Pergi ke Tanah Suci dan menunaikan Ibadah Haji adalah cita-cita bagi setiap kaum muslim. Dalam ibadah ini, pahala yang dijanjikan Allah SWT sangat besar sekali. Contoh apabila kita sholat di Masjidil Haram pahalanya adalah 100.000 kali lipat dari pahala ketika kita sholat di mesjid biasa. Begitu juga ketika sholat di Masjid Nabawi Madinah, pahalanya akan dilipatgandakan. Belum lagi pahala ketika kita bermalam dan berdo’a di Padang Arafah. Insya Allah do’a kita dikabulkan.

Menunaikan Ibadah Haji hanya dapat dilakukan bagi orang-orang yang mampu secara finansial. Hal ini memang benar tetapi tidak sepenuhnya benar. Menurut saya, yang paling utama dan harus diutamakan adalah niatnya. Segala sesuatu harus diawali dengan niat yang baik. Utarakan niat dan keinginan kita melaui do’a-doa seusai sholat fardhu dan sholat sunnah. Hal ini kita lakukan secara terus menerus dan berprasangka baiklah kepada Allah SWT. Apalagi jika kita sudah melaksanakan Sholat  Tahajud. Insya Allah permohonan dan keinginan kita untuk berangkat ke Tanah suci dapat segera terkabul.

Apabila kita sudah melakukan niat, maka selanjutnya kita harus melakukan usaha.  Usaha yang dapat kita lakukan adalah dengan membuka rekening Tabungan Haji, misalnya pada Bank Mandiri, Bank Muamalat, Bank BRI, Bank BNI, atau Bank lainnya. Masukkan dana seminimal mungkin. Lalu tabungan itu kita biarkan saja. Apabila ada rejeki, kita masukkan atau tambahkan pada tabungan haji kita tersebut. Dapat pula kita tambahkan secara rutin, misalnya seratus ribu rupiah setiap bulannya. Isi terus tabungan haji tersebut sesuai dengan kondisi keuangan kita. Pelan-pelan saja dan tidak perlu ‘ngoyo’ untuk menabung. Bila tidak ada uang, jangan dipaksakan. Tidak usah dihitung, tak perlu dipikir. Insya Allah rencana yang sudah kita niatkan akan terkabul. Entah bagaimana caranya, Allah akan membantu kita untuk mewujudkan keinginan kita.

Bisa pula dengan menyetor sejumlah dana untuk mendapatkan seat/tempat duduk dalam kuota haji. Caranya mudah, bisa dengan meminjam melalui bank sebesar lima juta rupiah. Maka kita sudah mendapat seat  dengan masa tunggu kuota haji. Insyah Allah uang sejumlah lima juta rupiah tersebut dapat kita lunasi sebelum berangkat ke Mekkah.

Mudah-mudahan tulisan saya ini bermanfaat bagi kaum muslimin dan muslimat dalam rangka persiapan kita menuju tempat tinggal abadi kita di Surga nanti. Amin Ya Robbal Alamin.

Dasanto Agus W.

Hamba Allah motivator KBIH Mandiri
periode 2009 Mekkah Almukarromah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Guntur Sumitro | Design by : Andre | Tempaltes By