Breaking News

Jumat, 08 Juni 2012

BERKUNJUNG KE MUSEUM DI BANDUNG


Oleh : Eka Hasanah dkk.

Tugas mata kuliah Kewarganegaraan ini adalah berkunjung ke tiga museum yang terdapat di Kota Bandung. Oleh karena itu kelompok kami yang terdiri dari Wayan, Icha, Ocha, Ochit, Mutia, Devi, Reza dan Mita berkelana ke tiga museum ini. Museum yang pertama kami kunjungi adalah Museum Sri Baduga (MSB). Kemudian kami lanjutkan ke Museum Konferensi Asia Afrika (MKAA). Terakhir, kami mengunjungi Museum Wangsit Mandala Siliwangi (MWMS). Berikut ini tulisan hasil kunjungan kami semoga bisa bermanfaat.
 
MUSEUM SRI BADUGA

Museum Sri Baduga (MSB)  terletak di jalan BKR Tegallega . Di museum ini setiap pengunjung dikenakan biaya masuk sebesar Rp2500. Pada saat kami berkunjung ke museum ini, beberapa bagian museum sedang direnovasi. Memang agak sedikit kurang nyaman, tapi hal ini tidak menjadi masalah bearti,  karena kami dan para pengunjung lainnya tetap dapat melihat isi dari museum.

Museum ini mempunyai banyak sekali benda-benda seni budaya jawa barat yang berhubungan dengan biologi, arkeologi ,filologi ,dan teknologi . Di lantai dasar terdapat bebatuan, hewan-hewan zaman purba serta bentuk wilayah bandung secara menyeluruh .Di lantai dua terdapat berbagai macam rumah adat, koleksi baju pengantin, furniture khas jawa barat. Suasana di museum ini begitu sejuk dan nyaman sehingga para pengunjung merasa senang datang kesini.


MUSEUM KONFERENSI ASIA AFRIKA

Museum Konferensi Asia Afrika (MKAA) terletak di jalan Asia Afrika, tepat di tengah  kota Bandung dan dekat dengan alun-alun kota Bandung. Museum ini banyak menampilkan foto-foto, ruangan, serta benda-benda bersejarah yang berkaitan dan berhubungan langsung dengan peristiwa Konferensi Asia Afrika pada tahun 1955.

Untuk masuk ke museum ini, pengunjung tidak perlu merogoh kocek atau tidak perlu membayar tiket masuk museum alias gratis. Para pengunjung akan didampingi oleh petugas pemandu yang akan mengantarkan dan menjelaskan secara lengkap tentang letak, tata ruang serta foto-foto yang ada di dalam museum.

Suasana di dalam museum ini sangat nyaman, bersih dan teratur. Hal ini membuat para pengunjung merasa nyaman berada di tempat ini. Karena museum ini memiliki nilai sejarah, maka tidak heran jika banyak sekali wisatawan yang datang berkunjung ke museum ini, baik wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara.

Setelah puas mengambil gambar dan mengelilingi museum, kami diajak masuk ke dalam ruang audio visual untuk menonton film documenter mengenai Konferensi Asia Afrika.

MUSEUM WANGSIT MANDALA SILIWANGI

Museum ini terletak di jalan Lembang, Bandung. Di dalam museum ini terdapat berbagai macam lukisan,  peralatan perang, foto-foto pembantain, serta terdapat pula baju seragam yang masih terdapat goresan darah.

Di luar gedung museum, terdapat peralatan perang seperti tank, panser, dan canon.  Karena di dalam gedung museum dilarang untuk mengambil gambar, maka   saya tidak berani untuk berfoto ria.

Suasana pada museum ini tidak sebaik suasana pada dua museum yang kami kunjungi sebelumnya, yaitu MSB dan MKAA. Sangat disayangkan, suasana di museum ini tidak terawat.

Terdapat beberapa bagian di dalam museum yang lembab sehingga menimbulkan perasaan seram. Hal ini menjadi faktor mengapa saya dan teman-teman tidak mengambil foto di dalam museum. Oleh karena itu saya hanya  mengambil gambar di area luar gedung museum.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Guntur Sumitro | Design by : Andre | Tempaltes By